Bintang bertaburan
berselimutkan aurora keemasan
di sudut lain
rembulan setia menemani
bagai gembala
sedang menjaga domba-dombanya
mencari rerumputan
di padang yang luas
malam itu
aku duduk terpaku
pada seonggok kayu tua
yang tlah akrab
bersama dinginnya malam
di sana aku mencari bayangmu
di sela-sela bintang-gemintang
di setiap ekor meteor
yang beberapa kali membuyarkan anganku
tapi, bayangmu tak bisa kulihat
tampak hanya wajah rembulan
tersenyum mesra kepada sang malam
Aku beranjak saja dari tempat itu
kutinggalkan tarian malam
tanpa membawa pulang
potongan senyuman rembulan
karna besok, ku kan kembali
menari bersama malam lain
yang menyembunyikan wajah kekasihku
0 komentar:
Posting Komentar