Cute Black Pencil

Selasa, 29 April 2014

Terimakasihku Untukmu



 Karya: Wisnu Saputra
Berpuluh tahun lalu
Indonesiaku diselimuti awan kelam
Bernama penjajahan
Rakyat sengsara
Pertiwi berduka

Tapi aku bangga
Beberapa orang rela
Mengorbankan jiwa dan raga
Demi merebut Indonesia tercinta
Indonesia merdeka

Engkaulah pahlawan bangsa
Berjuang tanpa pamrih
Tak menghiraukan rasa pedih
Sampai titik darah penghabisan

Terimakasih
Karena perjuanganmu
Kini aku bisa menghirup
Udara kebebasan
Dan rasa kemerdekaan
Untuk Indonesia
Yang lebih jaya

Pejuang Kaum Wanita



Karya: Wisnu Saputra
Dulu
Wanita dianggap nomor dua
Tak lebih sebagai pelayan
Yang hanya tinggal di rumah
Menyelesaikan pekerjaan kasar
Tak berhak mengenyam pendidikan

Berbeda dengan kaum pria
Mereka diagungkan
Selalu dinomorsatukan

Namun, sosokmu
Berhasil melepas belenggu
Yang mengekang hak kaummu
Yang mengikat kebebasanmu

Jasa-jasa dan pemikiranmu
Mengubah cara pandang bangsa ini
Wanita tak lagi disepelekan
Kini, mereka bisa berdiri sejajar
Dengan kaum pria
Bersaing dalam segala hal


Perjuangan tiada Akhir



Karya: Wisnu Saputra
Sebilah bambu runcing
Kau panggul di pundakmu
Bermodalkan tekad yang kuat
Untuk Indonesia merdeka
Kau lawan musuh-musuhmu
Yang bersenjatakan bedil

Satu per satu
Mereka bertumbangan
Bermandikan darah
Demi memperjuangkan
Hak-hak kita
Yang direbut para penjajah

Aku harap
Perjuangannya tak kan terhenti
Di masa kemerdekaan ini
Terus lanjutkan
Terus kobarkan
Semangat yang berapi-api
Tanpa rasa takut
Tanpa rasa pamrih


Rabu, 16 April 2014

Cahaya Bintang


Karya: Pt. Jodi Palguna

Malam telah tiba
Gelap telah Tiba
Matahari tak bersinar lagi
Giliran bulan yang menyinari bumi
namun kerlap-kerlip kecil menggantung di  langit
cahaya cahaya mungil menyinari langit
betapa indahnya engkau
di atas langit
aku bermimpi
hidupku sepertimu
dipandang indah oleh orang lain
bercahaya terang dikenal teman